Diseminasi Hasil Penelitian Pemodelan Jaringan Kontak Dinamis Berbasis AI untuk Optimalisasi Strategi Pengendalian IMS/HIV Pada Populasi Kunci di Indonesia

Denpasar, 27 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, tim peneliti PUI-PT Center for Public Health Innovation (CPHI) Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Pemodelan AI Berbasis Graph Convolutional Network (GCN) yang berfokus pada inovasi pengendalian HIV berbasis teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Yayasan Kerti Praja dan menjadi bagian penting dari rangkaian penelitian yang didanai oleh hibah Penelitian Fundamental Reguler DPPM Kemendikbudsaintek.

Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti memaparkan pengembangan model kecerdasan buatan yang dirancang untuk memetakan jaringan kontak sosial populasi kunci secara dinamis. Pendekatan berbasis GCN ini memberikan kemampuan untuk mengidentifikasi pola interaksi yang berpotensi meningkatkan risiko penularan, sekaligus membuka peluang untuk merancang strategi intervensi yang lebih akurat, adaptif, dan efektif dibandingkan dengan metode konvensional.

Kegiatan diseminasi ini dihadiri oleh pemangku kepentingan dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, akademisi, konsultan HIV, serta pengelola program HIV dari empat mitra penelitian yaitu Yayasan Kerti Praja (YKP), Yayasan Bali Peduli (YBP), Yayasan Gaya Dewata (YGD), dan Bali Medika. Para peserta terlibat aktif dalam diskusi mengenai kesiapan data, relevansi konteks lapangan, serta integrasi model AI ini ke dalam program penjangkauan maupun sistem surveilans yang sedang berjalan.

Diskusi berlangsung dinamis dan memberikan berbagai masukan untuk penyempurnaan model, termasuk bagaimana hasil pemodelan dapat menjadi dasar rekomendasi kebijakan, mendukung penjangkau lapangan, serta membantu pemetaan prioritas intervensi pada populasi berisiko tinggi. Kegiatan ini sekaligus menjadi forum bagi para praktisi dan peneliti untuk merancang langkah tindak lanjut dalam pengembangan GCN sebagai alat bantu inovatif untuk peningkatan mutu layanan HIV.

Secara keseluruhan, diseminasi berlangsung dengan sukses dan mendapatkan dukungan positif dari seluruh peserta. Kolaborasi antarsektor, mulai dari peneliti, lembaga kesehatan, hingga organisasi komunitas, menunjukkan komitmen bersama dalam memanfaatkan teknologi untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV di Bali maupun Indonesia.

Melalui pengembangan pemodelan AI yang berbasis data dan kontekstual, PUI-PT CPHI Udayana berkomitmen untuk mendukung inovasi kesehatan masyarakat yang lebih presisi, responsif, dan berfokus pada populasi paling rentan.