Pelatihan Guru Sebagai Fasilitator Modul Penyelamatan Pangan: Program SATE LILIT & Scholars of Sustenance (SOS)

Amlapura, 27 September 2025 — PUI-PT Center for Public Health Innovation (CPHI) Universitas Udayana bersama Scholars of Sustenance (SOS) Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Guru sebagai Fasilitator Modul SATE LILIT di Restoran Chic and Cozy, Amlapura. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas guru sekolah dasar sebagai ujung tombak pelaksanaan edukasi literasi pangan di tingkat sekolah.

Program SATE LILIT (Selamatkan Asupan Terbaik Lewat Inovasi Literasi dan Edukasi Terpadu) merupakan inisiatif kolaboratif yang bertujuan menanamkan perilaku sadar pangan sejak dini kepada siswa sekolah dasar. Keberhasilan program sangat bertumpu pada peran guru sebagai pendidik utama dan figur teladan dalam menanamkan nilai literasi gizi, penyelamatan pangan, dan praktik keberlanjutan di lingkungan sekolah. Modul edukasi yang dikembangkan dalam program ini memuat empat topik utama: gizi seimbang, nilai sosial dalam pemborosan pangan, harmoni dengan alam melalui praktik pangan berkelanjutan, serta aksi gizi berbasis prinsip Tri Hita Karana.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para guru terkait isu sisa pangan dan literasi gizi, membekali mereka dengan metode pembelajaran interaktif, dan menyamakan persepsi mengenai peran guru sebagai fasilitator program. Selain itu, pelatihan juga memastikan guru memiliki perangkat ajar yang diperlukan untuk mengimplementasikan modul, termasuk materi cetak dan panduan fasilitasi.

Selama pelatihan, peserta menerima dukungan berupa training kit yang berisi modul edukasi, panduan guru, alat tulis, serta sertifikat keikutsertaan. Program juga menyediakan konsumsi dan penggantian biaya transportasi sesuai standar yang berlaku. Dukungan ini disiapkan untuk memastikan guru memiliki sarana yang memadai dalam memfasilitasi pembelajaran SATE LILIT di kelas masing-masing.

Setelah mengikuti pelatihan, para guru diharapkan mampu bekerja sama dengan mahasiswa pendamping dalam memfasilitasi sesi SATE LILIT di kelas, mengintegrasikan nilai sadar pangan dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari, memberikan masukan mengenai peningkatan modul, serta berperan sebagai penghubung dengan orang tua siswa apabila diperlukan. Peran aktif guru menjadi kunci keberhasilan program dalam menciptakan generasi yang peduli pangan dan lingkungan.